Sesudah Kematian Ada Kebangkitan

Oleh : P. Metodius Sarumaha, Ofm Cap.

Perayaan hari kematian Yesus merupakan suatu kesempatan untuk ikut merasakan betapa berat-Nya perjuangan Yesus untuk menebus dosa-dosa dan menyelamatkan umat-Nya, sampai Dia mati di Salib.

Yesus menjadi korban cinta-Nya bagi kita manusia. Namun peristiwa penyaliban sendiri mengingatkan kepada kita kembali bahwa begitulah perlakuan manusia apabila ia belum mau menerima kebenaran, belum mau menegakkan keadilan dan belum mau menghargai sesamanya manusia sebagai manusia. Sikap dan tindakan-tindakan brutal, yang menyiksa bahkan mengorbankan hidup orang lain adalah merupakan pilihan orang yang belum mengerti apa artinya hidup sebagai orang beriman, belum paham apa artinya hidup mengasihi. Dengan perkataan lain kita masih saja bisa menyaksikan perlakuan-perlakuan yang tidak manusiawi sepanjang iman hanya sebagai formalitas dan cinta hanya sebuah kata.

Perayaan hari kematian Yesus memberi kita sebuah dorongan untuk bertanya lagi, mengapa makin banyak orang haus akan kebenaran dan keadilan ? Mengapa krisis multi dimensi belum bisa teratasi? Mengapa segala kemajuan yang dicapai belum bisa membuat terwujudnya kesejahteraan hidup masyarakat? Apakah kita manusia masih memperhitungkan tempat bagi Tuhan dalam hati, dalam pikiran, dalam perkataan dan rencana-rencana kita?

Sikap dan pengalaman hidup manusia bahwa Tuhan telah dikesampingkan bahkan sudah tidak punya tempat dalam hidupnya, diungkapkan dengan sangat jelas oleh Kurt Marti dalam sebuah sajaknya yang berbunyi:

“Dalam segala kenanganku, segala yang lain ada, kecuali Tuhan. Dalam segala pengalamanku, segala yang lain ada, kecuali Tuhan. Dalam segala impianku, segala yang lain ada, kecuali Tuhan. Segala sesuatu dalam hidupku, sudah mnjadi segalanya, kecuali Tuhan.”

Selanjutnya, Kebangkitan Yesus dari mati adalah sebuah peristiwa besar yang menyusul peristiwa kematian-Nya di Salib. Yesus telah mati di salib dan dikuburkan tetapi pada hari ketiga Ia bangkit kembali. Kebangkitan-Nya merupakan sebuah kemenangan yang sangat besar arti-Nya bagi diri-Nya sendiri dan bagi umat-Nya. Karena kebangkitan-Nya maka Yesus adalah Tuhan yang telah mengatasi kegelapan kubur dan mengalahkan kematian. Dia adalah putera sulung kebangkitan dan berjaya sebagai pemenang. Kebangkitan-Nya membuka peluang baru bagi setiap orang untuk semakin percaya kepada-Nya karena “Dia adalah kebangkitan”, “Dia adalah jalan, kebenaran dan hidup”.

Ternyata kematian Yesus di Salib bukan akhir dari sebuah perjuangan melainkan merupakan awal untuk mengalami kehidupan baru, bangkit dari mati. Ia berjaya sebagai pemenang. Hal yang serupa akan terjadi dalam hidup setiap orang yang mengikuti Dia dan hidup setia dalam iman. Artinya, umat Tuhan akan ambil bagian dalam kematian dan kebangkitan Yesus. Apakah, di tengah kerumitan hidup masa kini, kita masih berpegang teguh pada Dia?. Apakah Tuhan masih menjadi tumpuan harapan dan perjuangan hidup kita? Apakah kita masih terus memeihara hidup iman kita?

Peristiwa hidup Yesus yang baru kita rayakan dan kita renungkan, baik kematian maupun kebangkitan-Nya, mengajak kita untuk, pertama, meneladani sikap murid yang percaya: tidak gegabah, namun dengan mata iman dan cinta: melihat dan percaya bahwa Tuhan sungguh telah bangkit. Kedua, memberi kita sebuah kesempatan baru untuk sekali lagi menyadari bahwa tiada perjuangan tanpa tantangan, tiada kebahagiaan tanpa derita, sesudah kematian ada kebangkitan. Ketiga, bertumbuh dalam penghayatan iman dan setia mengamalkan cinta kasih merupakan tuntutan teladan hidup Yesus yang mestinya nyata dapat terwujud dalam hidup orang-orang yang percaya kepada-Nya. Kurt Marti pada akhir sajaknya berkata: „Saya hanya tahu untuk apa Tuhan memanggil kita: Untuk bangkit, hari ini dan sekarang! Semoga kita mempunyai kemampuan untuk bangkit !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: