Kesulitan hidup dirasakan oleh setiap orang…

Hidup yang manusia jalani di dunia ini tidak selamanya mudah dan mulus tanpa hambatan dan kesulitan. Perjalanan hidup setiap orang pasti pernah mengalami rintangan dan hambatan. Selalu ada saja masalah yang harus dihadapi setiap orang. Tak terkecuali umat Kristiani. Umat Kristiani tidak kebal dari sakit-penyakit, masalah, maupun kesulitan hidup. Kesulitan hidup dialami juga oleh umat Kristiani seperti: kesulitan dalam hal keuangan, pekerjaan, usaha / bisnis, dll…

Masalah dan kesulitan hidup selalu muncul silih berganti dalam hidup kita. Masalah satu selesai.. lalu muncul masalah baru, kesulitan satu dapat diatasi kemudian muncul kesulitan baru. Begitu seterusnya…

Ketika kita bertemu dengan orang lain / teman / sahabat / anggota gereja, dan kemudian mereka menyapa kita dengan berkata: Hallo, apa kabar ?? Lalu jawaban kita selalu sama yaitu: Baik-baik saja !! Apakah benar kita baik-baik saja ?? Apakah kita tidak sedang berbohong ?? Padahal kalau mau jujur, terkadang kita harus menjawab: Tidak, saat ini aku sedang tidak baik, aku sedang kesusahan. Ada masalah yang berat dalam hidupku, aku sedang kecewa, gelisah, kacau, sedih, dan seterusnya…

Hidup ini seperti air laut, ada saatnya pasang dan ada saatnya surut, begitupula dengan cuaca, ada saatnya mendung, ada juga saatnya cuaca cerah dan matahari bersinar. Begitupun dengan hidup kita, ada saatnya susah dan ada saatnya senang. Susah dan senang selalu datang silih-berganti selama hidup kita.

Ketika kita sedang mengalami kesulitan atau kesusahan dalam hidup, biasanya kita selalu terdorong untuk ingin cepat-cepat keluar dari kesulitan tersebut. Karena kita tidak sabar dalam menghadapi kesulitan tersebut, kadang kita mengambil jalan pintas demi untuk bisa cepat-cepat keluar dari kesulitan tersebut.

Belajarlah dari seorang petani, yang sabar dan penuh ketekunan menanti panen tiba. Kesabaran tidak akan sia-sia karena ada harapan, panen pasti akan segera tiba. Karena itu, sabar tidak bersifat pasif / diam. Petani sabar dan mengisi masa penantian (panen) dengan aktif dan bahkan bekerja keras ( agar tanaman padi tidak kekurangan air atau terserang hama ).

Begitu juga dengan umat Kristiani, diminta sabar secara aktif dengan tetap melakukan kebaikan. Sikap ini akan menghindarkan diri kita dari kecenderungan untuk mengeluh dan menyalahkan: diri-sendiri, orang lain, lingkungan, keadaan, dan bahkan Tuhan.

Tidak ada hidup yang berjalan mulus terus-menerus tanpa hambatan dan rintangan. Sebaliknya, tidak ada hidup yang terus-menerus bergejolak penuh penderitaan dan hambatan, dan lagipula bukan hanya kita sendiri saja yang mengalami penderitaan hidup, ada banyak orang lain yang juga mengalami penderitaan, bahkan penderitaan yang jauh lebih berat dari yang kita alami dan rasakan.

Lalu apa peran iman kita di dalam situasi penderitaan yang bisa melanda siapa saja di dunia ini ??

Roma 5: 3-4

5:3
Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
5:4
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.

Kepada jemaat di Roma, rasul Paulus menyerukan agar penderitaan tidak dipandang sebagai hukuman dari Allah. Penderitaan adalah kenyataan dari pasang-surutnya kehidupan. Bahkan dari penderitaan akan lahir pengalaman iman. Itulah sebabnya umat Kristiani harus belajar “ bermegah dalam kesengsaraan “. Kenapa ?

Pertama, karena kesengsaraan atau penderitaan menimbulkan ketekunan atau kesabaran. Kita sabar dan tabah hanya melalui pengalaman hidup yang sulit, bukan yang mudah.

Kedua, bila kita tekun ( sabar dan tabah ), maka akan selalu muncul harapan dalam keadaan sesulit apapun. Dari sinilah iman berbicara lebih jelas lagi. Harapan di dalam iman itu tidak akan pernah sia-sia.

Tuhan tidak pernah menjanjikan langit akan selalu biru dan mawar-mawar selalu berkembang. Tuhan juga tidak menjanjikan kehidupan yang lancar tanpa halangan dan kesulitan.

Yang Ia janjikan adalah: kekuatan sejati setiap saat yang cukup bagi kita untuk menjalani hidup ini. Itulah kekuatan iman , sehingga penderitaan bisa melahirkan kesabaran dan pengharapan baru.

Tuhan Yesus berfirman kepada murid – muridnya :

Matius 6:25-27

6:25
“Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?
6:26
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?
6:27
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Matius 6:31-33

6:31
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
6:32
Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Hidup selama kita di dunia pasti akan selalu dipenuhi dengan segala macam rintangan dan kesusahan serta kesulitan yang menghadang kita .. Namun bukan berarti kita harus menyerah saja akan semuanya itu. Kesulitan dirasakan oleh setiap orang, namun dalam hidup ini selama kita percaya dan berusaha serta tekun berdoa di saat kita berada dalam kesulitan. Maka jalan keluar akan kesulitan kita akan bisa kita temui dan kita tempuh..Berhentilah mengeluh akan semua kesulitan yang ada di depan kita.. Karena hanya dengan mengeluh, kita tidak akan pernah bisa menemui jalan keluar.
Berdoa dan berkerja ( Ora et labora ) dalam mencari jalan keluar akan kesulitan kita, maka Tuhan pun akan membantu kita. AMIN.

Salam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: