Sabda Allah bermanfaat untuk mengajar & mendidik

Oleh : P. Metodius Sarumaha, Ofm.Cap.

Sabda Allah yang telah dituliskan dalam Alkitab adalah untuk dibaca, direnungkan, dihayati dan untuk diwartakan. Untuk itu, kita dapat memanfaatkan kalendarium liturgi, yang mengatur pembacaan Sabda sedemikian rupa sehingga pelan-pelan kita dapat mengetahui, memahami dan menikmati seluruh isi Kitab Suci.

Sabda Allah itu sendiri adalah sabda keselamatan. Karena itu sangat penting untuk di baca supaya kita bisa bertumbuh dalam Krsitus dan hidup semakin sesuai dengan kehendak-Nya. Sabda-Nya sepatutnya menjiwai hidup kita, karena yang semula atau dulu kita ini miskin, cacat, lumpuh dan buta, entah secara jasmani atau rohani, fisik atau spiritual, berkat sabda Tuhan kita diperkaya, disembuhkan, hidup kita dibebaskan dari segala kesesakan sehingga kita dapat hidup sehat serta menikmati kasih karunia Tuhan di dunia.

Sabda Tuhan adalah “tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran” (2Tim3:16).


Santo Fransiskus Assisi, sejak pertobatannya menerima Injil sebagai dasar hidup dan tindakannya. Bertolak dari situ, dia mengatakan kepada para saudaranya: kita harus hidup seturut Injil. Dan dalam wasiatnya ditegaskan: Allah sendiri mewahyukan kepadaku bahwa aku harus hidup menurut aturan Injil suci. Selanjutnya, ia mengajak penuh iman: Marilah kita para puteranya semakin mengenal Injil. Injil ini harus kita ikuti sebagai hukum tertinggi dalam segala hal ikhwal hidup. Dan supaya hidup kita makin hari makin sesuai dengan Injil perlulah kita membaca Sabda keselamatan ini dan membawanya di hati seperti Santa Perawan Maria. Dengan demikian kita dalam segala hal akan berkembang dalam Kristus.

Dengan membaca, merenungkan dan menghayati Sabda Allah, itu berarti dengan rendah hati kita datang pada Allah, kita berdialog atau berwawancara dengan Dia. Karena Allah maha segalanya, maka bertemu dan berdialog dengan-Nya kita pasti akan dipengaruhi, dikuasai atau dirajai oleh-Nya, sehingga mau tak mau kita harus menghayati sabda-sabda atau perintah-perintah-Nya atau kita akan melaksanakan nasihat ini: “Lakukanlah pekerjaanmu dengan sopan, ya anakku, maka engkau akan lebih disayangi dari pada orang yang ramah-tamah. Makin besar engkau, makin patut kaurendahkan dirimu, supaya kaudapat karunia di hadapan Tuhan. Sebab besarlah kekuasaan Tuhan, dan oleh yang hina-dina ia dihormati“ ( Sir 3:17-18.20)

Perintah Tuhan kepada kita antara lain melakukan atau melaksanakan pekerjaan dengan sopan. Sopan antara lain berarti senantiasa menghadirkan diri secara menarik, sehingga mereka yang melihat atau bertemu dengan kita terdorong untuk semakin memuji, memuliakan dan menghormati Tuhan. Bekerja atau bertindak dengan sopan berarti juga menghormati atau menghargai hak-hak asasi manusia, tidak melecehkan atau merendahkan harkat martabat manusia. Sebagai contoh: ketika kita berpakaian tidak sopan (setengah telanjang, merangsang dst..) di depan umum pasti mereka yang melihat kita akan tergoda untuk berbuat jahat atau berpikiran kotor alias berdosa. Bekerja atau bertindak dengan sopan serta dijiwai oleh keramah-tamahan dan kerendahan hati membawa kita untuk menjadi orang-orang benar, semakin dekat dengan Tuhan, semakin mengasihi dan dikasihi oleh Tuhan dan sesama kita. Secara konkret ajakan atau himbauan ini dapat kita hayati dengan bekerja atau bertindak mentaati aturan yang terkait dengan tugas pekerjaan dan panggilan kita masing-masing. Maka baiklah kita pahami dan cermati dengan benar aneka aturan tersebut, yang tidak lain merupakan usaha atau upaya menterjemahkan sabda atau kehendak Tuhan sesuai dengan situasi dan kondisi, agar kita dapat melaksanakan dan menghayati aturan dengan benar dan baik baik di rumah, di tempat kerja maupun di gereja.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: