Kalau Saja Kita Mau Mendengar

Baca Roma 8:12-17
Jadi saudara-saudara, kita adalah orang berhutang, tetapi bukan kepada daging, supaya hidup menurut daging. Sebab jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup. Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: “ya Abba, ya Bapa!”Roh itu bersaksi bersama-sama dngan roh kita, bahwa kita adalah anak-anak Allah. Dan jika kita adalah anak, maka kita juga adalah ahli waris, maksudnya orang-orang yang berhak menerima janji-janji Allah, yang akan menerimanya bersama-sama dengan Kristus, yaitu jika kita menderita bersama-sama dengan Dia, supaya kita juga dipermuliakan bersama-sama dengan Dia.

Paulus menulis , “Aku yakin bahwa tidak ada maut ataupun hidup . . . ataupun ciptaan lain, akan sanggup memisahkan kita dari kasih Tuhan dalam Yesus Kristus Tuhan kita.”
-Roma 8:38-39

Membesarkan putri adopsi kami telah merubah persepsiku tentang bagaimana Allah berhubungan dengan kita. Jika kami berkata suatu hal, putri kami mengatakan hal lain. Kami tidak ingin mengontrol hidupnya, tapi kami ingin menolongnya menghidari masalah dan kepedihan.Sering kali aku berpikir, seandainya saja dia mau mendengarkan kami, hidupnya akan jauh lebih mudah!

Aku membayangkan Allah berpikir yang sama tentang kita. Allah tahu yang terbaik untuk kita. Jika saja kita mendengar Tuhan, kita akan menyelamatkan diri kita dari banyak sakit hati dan kepedihan.

Kami tidak pernah berhenti berharap suatu hari nanti putri kami akan berbalik. Kami mencoba selalu siap memberikan nasihat, semangat, dan cinta.

Tuhan juga melakukan hal yang sama dengan kita. Tidak peduli seberapa jauh kita tersesat, Tuhan tepat ada di belakang kita, berharap kita akan berbalik kepadanya dan Ia selalu siap untuk memberikan nasihat, semangat, dan terlebih lagi, cinta.

(Diterjemakan dari the Upper Room)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: