Jatuh Cinta Dan Patah Hati

Yoh 3 : 16, 17
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia.

Pernah mengalami jatuh cinta? Luar biasa kan, kamu merasa senang, semua kelihatan indah, suatu perasaan yang really good, yang meluap. Kamu ingin selalu dekat dengannya, selalu memikirkannya, nggak tahan kalau tidak mendengar suaranya barang sehari saja. Kamu merasa kangen, bahkan kadang kamu lebih peduli dengan dia daripada dirimu sendiri. Kamu berusaha membuatnya senang, bahkan kadang mengorbankan kesenanganmu sendiri.
Cinta bisa membuatmu termotivasi, membuatmu mencapai prestasi, memberimu inspirasi, memberimu keberanian, memberimu semangat, de el el. Masih banyak mengenai jatuh cinta, bahkan kadang sulit menjelaskannya secara persis, tapi yang jelas mengenai sesuatu really good and precious……

Lalu, pernahkah kamu juga mengalami hal sakit hati atau patah hati dalam pengalaman jatuh cinta, mungkin kondisi seperti ini : saat orang yang kamu cintai tidak punya perasaan yang sama terhadapmu, kadang dicuekin , sedihnya lagi menyakiti hatimu. Dia tidak begitu perhatian denganmu, atau lebih parah lagi sama sekali sebetulnya tidak punya perhatian denganmu. Cintanya padamu tak sebesar cintamu padanya, kamu bukan prioritasnya, kamu dianggap sama aja dengan teman-teman yang lain. Kamu tidak begitu penting artinya buat dia sedangkan dia begitu berarti bagimu. Dia tidak mengertimu dan tidak mencoba mengertimu. Dia tidak pernah bilang I love you, atau sekedar menunjukan perasaan cintanya padamu. Dan seperti the end of the world….the fact is dia tidak mencintaimu.
Suatu perasaan yang terrible. Kamu menderita, sangat sedih, rasanya itulah akhir dunia. Kamu kehilangan motivasi, kehilangan semangat. Itu bisa membuatmu seperti lumpuh, tidak mau ngapa-ngapain, otak jadi tumpul….pokoknya indescribable terrible feeling.

Then believe me, jika kamu pikir kamu adalah satu-satunya orang yang pernah mengalami benar-benar jatuh cinta dibanding orang lain, dan harus mennderita karena cintamu yang besar itu tak mendapat balasan atau tak diperlakukan semestinya….then you are totally wrong…

Yesus jatuh cinta padamu lebihdari siapapun yang pernah jatuh cinta. Dia teramat sangat jatuh cinta padamu. Sampai Dia merentangkan tangan-Nya di kayu salib dan menumpahkan darah-Nya untuk menyelamatkanmu, memberimu hidup! Dia bersedia melakukan apa saja untuk kebaikanmu tanpa memikirkan diri-Nya sendiri, dan untuk hal itu tidak pernah perhitungan. Dia tetap setia saat kamu main mata, Dia memprioritaskanmu, walaupun kamu menempatkan-Nya di urutan kesekian dalam daftar prioritasmu, bahkan mungkin tidak ada dalam daftarmu. Dia tidak menolakmu saat kamu datang pada-Nya walaupun hanya sebagai tempat pelarianmu dari masalah. Dia selalu berusaha menarik perhatianmu dengan memberimu cinta dan berkat., walaupun kamu cuek. Dia menerimamu apa adanya, bahkan dalam kondisi yang paling menyedihkan dalam kubangan lumpur dosamu, tapi darahnya membasuh dosa dan lukamu.
Jadi Dia berada dalam kondisi ini : He has been badly fallen in love with you, but at the same time He has to suffer because of your ignorance or even you don’t love Him as return….

Sekarang, kalau kamu pernah mengalami dua kondisi ini, jatuh cinta dan patah hati, kamu pasti tahu betul bagaimana rasanya perasaan Dia (sebetulnya malah lebih dari itu….red.)
Lalu apa yang akan kamu lakukan..? Kamu harus mengambil keputusan, tidak ada status quo dalam hal ini.
Kalau kamu tahu Dia sangat mencintaimu, tegakah kamu membuat-Nya patah hati?
Akankah kamu kembali kepada-Nya? Akankah kamu memberi-Nya perhatian? Akankah kamu meluangkan waktu untuk-Nya? Akankah kamu membalas cinta-Nya? Akankah kamu tunjukkan kalau kamu mencintai-Nya? Akankah kamu menempatkan-Nya sebagai prioritasmu?

Dia tidak akan pernah memaksa atau mendesakmu. Cinta adalah masalah dua pihak. Dan Dia memperlakukanmu sebagai harta-Nya yang paling halus dan berharga, Dia menghargaimu sebagai mahluk ciptaan yang sempurna yang memiliki perasaan dan pikiran sendiri. dan lebih lagi, Dia terlalu lembut untuk melakukannya. Dia ingin kamu dengan keinginan sendiri kembali kepada-Nya, kedalam pangkuan-Nya, ke mata air-Nya yang meluap dengan kasih dan berkat yang selalu mengalir, yang selalu tersedia bagimu setiap waktu….

Now it’s your choice…….and your commitment…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: